Perang Maritsa: Perang Antara Turki Usmani Dengan Kerajaan Serbia

Perang Maritsa: Perang Antara Turki Usmani Dengan Kerajaan Serbia
Pada tahun 1371 terjadi peperangan antara Kesultanan Utsmaniyah (Turki Utsmani) dengan Kerajaan Serbia, pertempuran ini terjadi di dekat sungai Maritsa sehingga dinamai pertempuran Maritsa. Peperangan ini terjadi pada masa kepemimpinan Sultan Murad 1 yang baru saja memindahkan ibukota Kesultanan ke Adrianople.

Pada awalnya pasukan Serbia ingin menuju ke Ibukota Turki Usmani, Adrianople dan menyerbu pasukan Turki di sana. Di tengah perjalanan, tidak ada sama sekali pasukan Turki yang mengintai atau berjaga di perbatasan. Sehingga Raja Vukasin Mrnjacevic memerintahkan pasukannya untuk berkemah/bermalam di dekat sungai Maritsa yang rencananya akan menyerang Turki pada keesokan siangnya. Akan tetapi, ternyata pasukan Turki Usmani sudah sejak lama memata-matai pergerakan dari Serbia. Ketika mereka sedang berkemah, di bawah pimpinan Lala Sahin Pasha pasukan Turki Usmani menyerbu dan menyerang perkemahan Serbia yang berada di dekat sungai Maritsa.

Penyerangan atau lebih tepatnya penyergapan ini terjadi hanya satu malam saja, Raja Vukasin Mrnjacevic, Jovan Ugljesa, dan perwira tinggi Serbia gugur dalam pertempuran ini. Penyergapan yang dilakukan pada 26 September 1371 ini dilakukan oleh sekitar 800 orang prajurit Kesultanan Utsmaniyah melawan 35.000 prajurit Kerajaan Serbia. Akibat dari pertempuran ini Serbia mengalamai kerugian yang sangat besar dan kehilangan ribuan prajuritnya.

Sejarah Hasil Perang Maritsa Antara Turki Dan Serbia
Sebenarnya kejadian tersebut lebih cocok dikatakan sebagai penyergapan yang dilakukan Turki Usmani terhadap Serbia ketika malam hari. Karena hampir seluruh pasukan Serbia pada malam tersebut sedang lelap tidur di perkemahan, lalu pasukan Turki Usmani yang dipimpin Lala Sahin Pasha dengan perlahan menyusup ke perkemahan dan menyerang prajurit-prajurit Serbia. Dari hasil pertempuran ini pihak Turki mendapatkan kemenangan yang telak, dikarenakan Raja Vukasin Mrnjacevic beserta kakaknya Jovan Ugljesa gugur di medan perang, maka Kerajaan Serbia mengalamai kehancuran sehingga wilayah Serbia diambil alih oleh pasukan Turki Usmani pada tahun yang sama. Pertempuran Maritsa inilah yang menjadi latar belakang dari pertempuran Kosovo, pangeran Serbia yang bernama Lazar Hrebeljanovic ternyata masih hidup, lalu ia membentuk aliansi dengan Kerajaan disekitarnya dan menyerang Turki Usmani untuk melakukan balas dendam, walaupun begitu serangan Serbia terhadap Turki berhasil diatasi.

BACA JUGA: Pertempuran Plocnik, Balas Dendam Pangeran Serbia Ke Turki Usmani